Sekolah Rakyat Permanen Jasinga resmi dimulai dengan konsep boarding school yang memberikan akses pendidikan sekaligus berbagai kebutuhan penunjang bagi siswa. Pada tahun ajaran 2026/2027, sebanyak 270 siswa dari Kabupaten Bogor menjadi angkatan pertama, terdiri dari 30 siswa SD, 120 siswa SMP, dan 120 siswa SMA.

Program ini diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga dalam DTKS, khususnya Desil 1 dan Desil 2, yang menghadapi risiko putus sekolah atau hambatan sosial ekonomi.

Lebih dari sekadar sekolah, Sekolah Rakyat Jasinga menjadi bagian dari upaya membuka kesempatan yang lebih luas agar kondisi ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang untuk meraih pendidikan dan masa depan yang lebih baik.
 
Karena dari ruang kelas hari ini, masa depan Kabupaten Bogor ikut dibangun.